24 Angkutan Desa Terjaring Razia Izin Trayek

Oleh Tgl: August 21, 2013

Alhamdulillah dugaan banyaknya kendaraan angkutan yang habis masa trayeknya masih beroperasi terbukti. Karena hari ini kita berhasil membuktikan dengan memberhentikan 24 mobil yang habis masa berlaku trayeknya

Mardikusuma, S.Sos

NAKAU- Dinas Perhubungan komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Propinsi Bengkulu melakukan razia kendaraan roda empat yang habis Ijin trayek yang melintas di kawasan nakau.

Banyaknya kenderaan angkutan yang di duga habisnya masa berlaku tarayek di propinsi bengkulu membuat Dishubkominfo tadi pagi Selasa (20/8) turun kelapangan untuk mencegat kenderaan yang melintas di jalur lintas Bengkulu – Benteng persis di simpang empat Nakau.

Kasi lalu lintas Dishubkominfo Propinsi Mardikusuma, S.Sos kepada jurnalis saat di temui di Pos simpang Nakau mengungkapkan razia dimaksudkan agar dapat melihat secara langsung perilaku tak terpuji dari para sopir angkutan, yang mana ijin trayek yang dikeluarkan tidak sesuai dengan jalur angkut yang sebenarnya.

Dari razia yang dilakukan dishukominfo berhasil mencegat sebanyak 24 mobil angkutan orang dan barang yang sudah habis masa berlaku trayeknya “ Alhamdulillah dugaan banyaknya kendaraan angkutan yang habis masa trayeknya masih beroperasi terbukti. Karena hari ini kita berhasil membuktikan dengan memberhentikan 24 mobil yang habis masa berlaku trayeknya,” Ungkap Mardi.

Mardi menambahkan selain menjaring habisnya izin trayek Razia yang di lakukan ini guna membangun kesadaran masyarakat terutama pemilik kendaraan angkutan untuk memberikan kontribusi untuk Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) melalui resribusi kendaraan, “sekaligus demi keselamatan mereka juga,” Jelas Mardi.

Mardi menyampaikan Dishubkominfo akan secara rutin melakukan Razia Ijin trayek selagi masih banyaknya kendaraan yang tidak patuh terhadap aturanan yang berlaku.

“insya Allah ini akan di lakukan secara berkelajutan sampai mereka (pemilik anggkutan) memiliki izin legas yang terbaru,” Kata Mardi mengakhiri(cw7)

 





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *