Walikota Bantu Keluarga Korban Pembacokan Barukoto

Oleh Tgl: July 31, 2013

Namanya itu musibah,kita tidak tahu kapan datang dan tidak pernah kita rencanakan , harus tetap sabar persoalan biaya semuanya saya sanggupi

H. Helmi Hasan, SE

BENGKULU – Rika bersama keluarganya ynag merupakan adik kandung dari korban Riko mendatangi Walikota Bengkulu, H. Helmi Hasan, SE untuk meminta bantuan pasca dibacoknya kakak yang menjadi tulang punggung keluarganya.

“Kami mau minta bantuan walikota untuk meringankan biaya pengobatan abang,” ungkapnya saat menunggu walikota rapat bersama FKPD usai nuzulul quran di Masjid At- Taqwa, Rabu (81/7) Sore.

Rika menambahkan bahwa kakaknya saat ini sudah menghabiskan delapan kantong darah dan sekarang dalam keadaan tak sadarkan diri.

“kami ko tidak punya jaminan kesehatan kemudian biaya jugo dak punyo dana, iko dari pihak rumah sakit udah minta pembayaran,” tambahnya.

Dirinya menceritakan bahwa kronologi kejadian pada pukul 07.00 wib di Pasar barukoto, Tiba-tiba ada segerumulan orang menkroyok dan membacok kakaknya hingga bersimbah darah dan harus dilarikan ke rumah sakit. hal ini berawal karena cekcok yang terjadi antara kakknya dengan tukang parkir.

Usai bercengkrama walikota menyambut baik kehadiran Rika dan keluarganya dan menyampaikan permintaan. Walikota mengungkapkan akan siap membantu pembiayaannya korban Riko hingga sembuh.

“Namanya itu musibah,kita tidak tahu kapan datang dan tidak pernah kita rencanakan , harus tetap sabar persoalan biaya semuanya saya sanggupi,” tambahnya.

Jadi ibu jangan khawatirkan hal itu, Kata walikota banyak berdoa dan bersabar saja tambahnya.

tidak tanggung-tanggung walikota juga memerintahkan kepala dinas kesehatan untuk menjemput ayah dari keluarga korban yang sedang sakit struk dibawa berobat kerumah sakit.

“Aman ibu, jangan khawatir sakit memang harus dibawa berobat, biar timkami yang jemput bapaknya, pakai ambulans jemput sakit pulang sehat kita,” katanya.(Cy*)

 

 

 

 





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *