Tertutup Awan, Hilal di Bengkulu Tidak Nampak

Oleh Tgl: July 9, 2013

Selamat beribadah puasa Ramadhan 1434 H, Masyarakat Provinsi Bengkulu laksanakanlah ibadah puasa dengan sebaik-baiknya, tentunya bagi umat non muslim untuk tetap saling menghargai

Suardi Abbas

BENGKULU,JB – Provinsi Bengkulu saat Rukhyatul Hilal atau penentuan awal Ramadhan dnegan melihat bulan belum melihat hilal atau munculnya bulan.

Hal ini disampaiakan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Suardi Abbas, mengatakan berdasarkan peneropongan panitia rukyat hilal, Di Hotel Horizon, Panitia belum melihat Hilal. hal ini disebabkan karena cuaca ynag tidak menddukung.

“Sudah beberapa Pejabat, Ulama yang memantau bulan, kesimpulannya karena tertutup awan, kita Bengkulu belum Nampak bulannya, artinya akan kita laporkan ke Jakarta, itu kita Bengkulu belum bias melihat bulan,”Ungkapnya, Senin (8/7) pukul 18.14 wib.

Dirinya mengungkapkan setelah memperoleh hasil peneropongan yang sudah dilaporkan kepanitia Isbat, masyarakat di Bengkulu harus menunggu Keputusan yang menjadi acuan yakni keputusan akhir siding Isbat yang saat ini berlangsung dan dipimpin langsung oleh Menteri Agama.

“Jadi untuk kita (massyarakat Bengkulu-red) menunggu hasil sidang Isbat disana, kalau dalam 33 Provinsi Bengkulu ini dia berani bersumpah ada yang melihat Bulan, tentunya besok kita berpuasa, bukan hanya kita saja itu, semua sidang disana. yang jelas kita mengikuti keputusan pemerintah soal awal Ramadhan 1434 Hijriah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Rukyat Hilal Kemenag Provinsi Bengkulu Herman Yatim mengatakan, berdasarkan pemantauan, matahari terbenam di Bengkulu pada pukul 18.12 WIB sedangkan bulan terbenam pada pukul 18.14 WIB dan Posisi hilal saat matahari terbenam yakni pada 292 derajat 25` 6″ UTSB, 22 derajat 25` 6 “, bulan pada posisi 287 derajat 48` 7.98 ” UTSB, 17 derajat 48` 7.98 ” (B-U), Pengamatan hilal sendiri dilihat dari Lintang – 03 derajat 48 ` 15 ” LS dan pada Bujur 102 derajat 15 ` 3.6″ BT.

“Bukan dari Kemenag saja yang belum melihat Bulan di Kota Bengkulu, Termasuk dari peneropongan alat di BMKG dan IAIN juga belum melihat adanya bulan,” katanya

senada dengan itu Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Bengkulu Sudianto mengatakan saat pemantauan hilal, terdapat awan rendah di langit Bengkulu sehingga belum bias terpantau.

“Ada awan rendah atau comulus nimbus sehingga hilal tidak terlihat,” katanya.

Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Suardi Abbas mengatakan perbedaan penetapan awal Ramadhan dari beberapa umat bukanlah sebuah persoalan apalagi telah beberapa kali terjadi sehingga tidak perlu dirisaukan.

“ya kita maklumi saja, namun tetap Perbedaan ini harus disikapi penuh kedewasaan, toleransi, dan saling memaklumi.jangan nanti menjadi suatu persoalan, karena kita Di Bengkulu ini kerukunan umatnya dalam beragama sangat luar biasa bagusnya,” katanya.

selain menyampaikan pesan tersebut Suardi Abbas mengucapkan Selamat beribadah puasa Ramadhan 1434 H untuk Masyarakat Provinsi Bengkulu dengan harapan ibadah puasa berjalan dengan baik.

“Selamat beribadah puasa Ramadhan 1434 H, Masyarakat Provinsi Bengkulu laksanakanlah ibadah puasa dengan sebaik-baiknya, tentunya bagi umat non muslim untuk tetap saling menghargai,”Ungkapnya lagi.(Cy*)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *