Syafruddin AB Pastikan 2014 Gaji Guru Paud Naik

Oleh Tgl: July 30, 2013

Ya Langkah kita di 2014 untuk meningkatkan gajinya guru PAUD

Syafrudin AB

BENGKULU – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu Syafrudin AB memastikan di tahun 2014 mendatang gaji atau insentif guru PAUD akan naik.

“Ya Langkah kita di 2014  untuk meningkatkan gajinya guru PAUD,” Ungkapnya, Selasa (29/7).

Selama ini tenaga pengajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) gajinya hanya 150 sampai 200 ribu perbulan, Kepada jurnalis Syafruddin mengungkapkan turut prihatin atas kondisi yang ada untuk itu saat ini dirinya akan mengusahakan kenaikan insentif  bagi pendidik anak usia 0 sampai 5 tahun ini.

“Ya saya paham bahwa guru PAUD masih sangat rendah, kita juga prihatin dan langkah kita di 2014 nanti akan kita perbanyak jumlah yang menerima honor dan jga ada wacan kita untuk meningkatkan gajinya,” Tandasnya.

Selain akan menaikan upah guru PAUD, Sayfrudin yang dijumpai usai mengikuti rapat paripurna di kantor DPRD Provinsi Bengkulu juga menyampaikan bahwa akan ada penambahan kuota pendidik PAUD.

“Nanti selain gajinya yang akan kita tambah, di tahun 2014 akan kita perbanyak jumlah yang menerima honor juga,”Ungkapnya.

Mengenai angka penambahan gaji Syafrudin belm bisa mengungkapkan angka pasti menurutnya gaji tersebut ditetapkan berdasarkan kemampuan anggaran daerah, namun untuk kisarannya dibocorkan Syafrudin gaji guru PAUD akan menjadi 450 ribu sampai atau 900 tergantung APBD kita.

“Naik, dari angka yang ada menjadi 450 ribu sampai atau 900 tergantung APBD kita, Tapi kita janji akan ada kenaikan guru PAUD,” Ungkapnya lagi.

Sebelumnya langkah untuk mensejahterakan guru PAUD pernah dicetus Wawali Kota Bengkulu Ir. Patriana Sosialinda yang menginginkan para guru kreatif dan mandiri melalui program samisake yang akan diluncurkan pada Agustus mendatang.

“Diawal, pemerintah akan memberikan sentuhan melalui dinas pendidikan, apalagi kita punya program pemerintahan yaitu samisake yang bisa digunakan, nanti biar pak kadis yang koordinir supaya setiap Paud punya usaha, jadi itukan melatih bagaimana mengembangkan jiwa ekonomi, jangan selalu penampung kalau bisa kita menjadi pelaku agar terlihat produktivitasnya,” Demikian Wawali.(Cy*)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *