Status PNS, KPU Provinsi Bela 3 Komisioner Seluma

Oleh Tgl: July 2, 2013
IMG_0536

Mereka kan sudah dilantik sebagai komisioner, jadi tidak bisa lagi dipermasalahkan mengenai mendapatkan izin atau tidak mendapatkan izin. Sebab dalam aturannya tidak harus ada izin dari bupati, namun bisa saja izin dari atasan langsung dan bahkan ada salah satu anggota KPU Kabupaten Seluma yang terpilih tersebut sudah mengantongi izin dari Sekretaris Daerah Seluma

Irwan Saputra, S.Ag.MM

BENGKULU,JB– Komisioner KPU kabupaten Seluma atas nama Alfajri (incumbent), Drs. Supratman (Incumbent), Denny Erdiansyah, MH, Sarjan Efendi, SE, dan Rusdi Efendi, SP merupakan pilihan Komisioner KPU Provinsi yang sudah melalui proses dan telah dilantik, namun tiga diantara mereka merupakan PNS yakni Deny Erdiansyah, SH, MH, Sarjan Efendy, SE dan Rusdi Efendi, SP.

Yang menjadi persoalan adanya pengaduan dari masyarakat dan surat dari Pemda Kabupaten Seluma yang tidak mengizinkan 3 PNSnya menjadi Komisioner Pemilihan Umum Kabupaten Seluma, tentunya menjadi hambatan, namun itu tidak menjadi batu sandungan. Irwan Syaputra, S.Ag, MM kepada jurnalis, Senin (1/7) menyampaikan bahwa KPU Provinsi Bengkulu tidak akan melepaskan 3 Komsioner terpilih dengan alasan ketiga komisioner Pemilihan Umum Seluma yang terpilih sudah memenuhi ketentuan, baik dalam segi administrasi maupun yang lainnya.

“soal 3 orang anggota KPU Seluma yang berasal dari PNS, dan tidak diberikan izin dari Wakil Bupatinya tersebut hanyalah alasan yang dibuat-buat saja. Pasalnya jika memang tidak diberikan izin mereka tentu tidak akan lulus saat seleksi administrasi,” Pungkasnya.

Irwan menyesalkan soal perizinan apalagi doprotes usai dilantik menjadi anggota KPU Seluma.

“Mereka kan sudah dilantik sebagai komisioner, jadi tidak bisa lagi dipermasalahkan mengenai mendapatkan izin atau tidak mendapatkan izin. Sebab dalam aturannya tidak harus ada izin dari bupati, namun bisa saja izin dari atasan langsung dan bahkan ada salah satu anggota KPU Kabupaten Seluma yang terpilih tersebut sudah mengantongi izin dari Sekretaris Daerah Seluma,” katanya.

Tidak ingin berlarut-larut untuk menyelesaikan masalah tersebut KPU Provinsi akan sesegera mungkin mengirimkan surat balasan ke Pemkab Seluma yang ditandatangani oleh Wakil Bupati Seluma, Mufran Imron dengan tembusan kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di Jakarta, Ketua KPU RI dan Ketua Bawaslu RI yang isinya bahwa ketiga anggota KPU terpilih tersebut tidak diberikan izin menjadi komisioner KPU. Bahkan mengikuti seleksi pun tidak mendapatkan izin dari Pemkab Seluma. Alasan tidak mengizinkan mengikuti seleksi karena tenaganya masih dibutuhkan oleh Pemkab Seluma yang masih kekurangan PNS potensial..
“Kami akan sesegera mungkin untuk mengirimkan surat balasan ke Pemkab Seluma mengenai surat dari Wakil Bupati Seluma Mufran Imron tersebut,” jelasnnya.(Cy*)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *