Soal Mahalnya Harga Daging, Disperindag Hanya Bisa Menghimbau

Oleh Tgl: July 20, 2013

Karena itu kan permainan pedagang, ya tidak salah juga mereka mengikuti harga dipasaran, namun kalau misalnya mereka menaikan harga dengan menyimpan stok kita sarankan untuk mengeluarkan

Rudi Perdana

BENGKULU, (Bengkulu Online) – Gejolak harga daging sapi yang melambung tinggi dibeberapa daerah Indonesia hingga saat ini tidak terselesaikan dan membuat pemerintah akhirnya  impor daging.

Langkanya pasokan daging membuat harga daging melambung tinggi, tak terkuali kota Bengkulu yang notabene tidak mengalami kelangkaan daging sapi.

Rudi Perdana, Kepala Disperindag Provinsi Bengkulu mengungkapkan daging impor tidak mewarnai pasar di Provisi Bengkulu, dan  stok daging untuk Bengkulu pun mencukupi permintaan konsumen hingga jelang lebaran.

” Daging Impor tidak masuk ke kita, hanya jabodetabek,”Ungkapnya, Kamis (18/7).

Ditambahkan Rudi, Harga daging Sapi dipasaran mulai turun yang awalnya tembus 110.000,- rupiah sekarang sudah turun menjadi 80.000,- rupiah, adapun mahalnya daging sapi beberapa waktu lalu menurutnya karena untuk menaikkan harga pedagang mengeluarkan daging sedikit demi sedikit agar seolah-stoklah stok daging kosong.

“Ya, sekarangkan sudah turun. kalau berdasarkan peternakan, kuota daging ayam dan sapi itu tuh mencukupi, mereka pedagang itu mengeluarkan sedikit-sedikit jadi seolah-olah kuatonya terbatas padahal mencukupi, itulah yang menyebabkan harga nya meroket,”Ungkap lagi.

Namun sangat disayangkan, menurut Rudi Disperindag tidak bisa berbuat banyak kepada pedagang yang menaiki harga, karena mereka berpatokan dengan harga dipusat, tetapi Diperindag akan menghimbau dran menyarankan agar timpan tidak menimbun stok daging sapi tersebut.

“Kontrol kita tidak mungkin, kita cuman koordinasi dengan peternakan, dia kan  tahu. karena itu kan permainan pedagang, ya tidak salah juga mereka mengikuti harga dipasaran, namun kalau misalnya mereka menaikan harga dengan menyimpan stok kita sarankan untuk mengeluarkan,” Demikian Rudi.(Cy*)

 

Pasar murah





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *