Soal Dirinya Dilapor Puskaki, Gubernur Enggan Komentar

Oleh Tgl: July 23, 2013
romidi

Nah kalau itu No. Comment dulu

H. Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd

BENGKULU – “Nah kalau itu No. Comment dulu !,” Inilah kata-kata yang diUngkapkan oleh Gubernur H. Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd kepada awak media ketika dimintai konfirmasi soal dirinya yang dilaporkan oleh Aktivis Pusat Kajian Antikorupsi (Puskaki) Bengkulu pada Kamis (18/7)lalu terkait kasus dugaan korupsi penerbitan Surat Keputusan pembayaran honor tim pembina RSUD M Yunus.

Ditanya kali kedua gubernur masih saja enggan berkomentar.

“Saya tidak mau comment masalah itu, Biarlah,” Tukasnya yang ditemui usai menerima kunjungan dari Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) RI, Senin (22/7).

Ditafsirkan Melyansori selaku Aktivis Pusat Kajian Antikorupsi (Puskaki) Bengkulu tindakan bungkam gubernur karena bingung setelah dilaporkan oleh PUSKAKI.

“Kita maklumi saja dia sekarang kan terbelit masalah hokum kan, jadi orang yang terbelit hukum itu biasanya ya seperti itu,” Ungkapnya.

menurutnya lebih baik gubernur mengakui dirinya yang sudah menanda tangani SK dan menyerahkan diri ke Polda.

“Nah Junaidi jangan kebakaran jenggot dong, karena kita kemarin secara khusus laporkan dia, bingung juga diberitakan di media, dia selaku pemimpin seharusnya menyerahkan diri ke polda dan menyatakan bahwa benar saya membuat SK itu, saya mohon maaf, kemudian anak buah saya yang ditangkap seharusnya saya, karena saya yang buat SK itu, gara-gara saya mereka ditangkap seharusnya gitu yang gentlmen ” Ungkapnya

Ditambahkan Puskaki Gubernur Junaidi Hamsyah sudah Korupsi karena menandatangani SK yang melanggar UU nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi, yakni melanggar dan pasal 3 dan pasal 4 atau undang-undang no 20 tahun 2000.(Cy*)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:



Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *