Remaja Jual Harta Keluarga Demi Game Online

Oleh Tgl: July 14, 2013
walikota

Uang hasil penjualan itu untuk beli chat game on-line, Laptop aku jual dengan harga Rp. 650.000 sedangkan TV Rp. 350.000, TV duluan yang aku jual trus lah habis duit aku ambil laptop untuk dijual jugo

Bujang

BENGKULU-JB, Efek dari kerajingan game online, Sabtu (13/7) Seorang Remaja bernama Bujang 17 Th (Nama samaran) Jln. Iskandar 12 Rt 13/01 No 61 kel. Tengah Padang Kec. Teluk segara Kota bengkulu harus meringkuk dalam penjara karena dilaporkan oleh keluarganya sendiri.

Ketagihan bermain game yang seharunya menjadi media hiburan membuat Bujang lupa diri dan melakukan pencurian di rumahnya sendiri (Hartra keluarganya-red) sebagai modal main game on-line diwarnet dekat rumahnya.

Remaja yang baru tamat Sekolah Menegah Atas (SMA) ini dengan sengaja mencuri satu unit leptop Merk Vioa yang biasa dipakai ayahnya bekerja dan 1 unit TV keluarga karena tidak tahan untuk bermain game online, kepada wartawan bujang mengaku bahwa uang hasil jual barang tersebut senilai Rp. 1.000.000,- dengan rincian Laptop dijual dengan harga Rp. 650.000 sedangkan TV Rp. 350.000 .

“Uang hasil penjualan itu untuk beli chat game on-line, Laptop aku jual dengan harga Rp. 650.000 sedangkan TV Rp. 350.000, TV duluan yang aku jual trus lah habis duit aku ambil laptop untuk dijual jugo,”Ungkapnya.

Tidak terima dengan tingkah laku anaknya, akhirnya orang tua Bujang, Darwis Ansori melaporkan tindakan anaknya kekantor polisi untuk segera dilakukan pemeriksaan kareana diduga keras telah melakukan tidak pidana pencurian dalam keluarga.

Kapolres Bengkulu Melalu Kapolsek Teluk segara AKBP. H. Joko Suprayitno, SST, MK membenarkan hal tersebut Sehinga dengan perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 367 KHUP.

“Pencurian yang dilakukan oleh sanak atau keluarga dari korban, dalam hal ini anak, disebut pencurian dalam kalangan keluarga. Hal tersebut diatur dalam Pasal 367 ayat (2) KUHP,” Katanya kepada wartawan.

Joko menambahkan bahwa orang tua dari si pelaku berhak mengadukan si anak ke polisi atas tuduhan melakukan pencurian. Meski demikian, si orang tua dapat mencabut kembali pengaduannya tersebut dalam waktu tiga bulan setelah pengaduan itu diajukan.(Cw7)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *