Puskaki Akan Bawa Kasus RSMY ke KPK

Oleh Tgl: July 29, 2013
puskaki

Kita akan bawa laporan ini Ke KPK RI, karena sampai saat ini laporan kita tidak di usut oleh pihak kepolisian

Rommidi Karnawan

BENGKULU – Dinilai tidak serius ditangani oleh Polda, Aktivis Pusat Kajian Antikorupsi (Puskaki) Bengkulu merencanakan akan membawa laporan kasus dugaan korupsi penerbitan Surat Keputusan pembayaran honor tim pembina RSUD M Yunus, Bengkulu yang melibatkan orang nomor satu di Bengkulu ini ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Ancang-ancang ini disampaikan oleh Kordinator Divisi Analisis dan Advokasi Puskaki Bengkulu Rommidi Karnawan, menurutnya hingga saat ini laporan mereka tidak ada kemajuannya dari polda untuk mengusut atau menyelesaikan kasus yang merugikan uang negara tersebut.

“Kita akan bawa laporan ini Ke KPK RI, karena sampai saat ini laporan kita tidak di usut oleh pihak kepolisian,” Ungkapnya kepada jurnalis, Minggu (28/7) sore.

Soal kapan laporan itu dibawa ke KPK RI, Romidi menambahkan saat ini pihak Puskaki sendiri dalam tahap pengumpulan data dan bukti dan direncanakan usai lebaran laporan tersebut sudah ada di meja KPK.

“KPK itu kan profesional, tidak pandang bulu karena itu kami tidak ingin tergesa-gesa tetapi persiapannya tidak matang, saat ini kita sedang mengumpulkan bukti-bukti karena kita harus menyesuaikan dengan KPK,” Tukasnya.

Sebelumnya Puskaki pada Kamis (18/7) lalu sudah melaporkan dan diterima Direktur Reserse dan Kriminal Khusus Kombes Pol Mahendra Jaya, pihak kepolisian sendiri berjanji akan siap menindaklanjuti laporan itu dengan melihat bukti yang ada dan saksi yang dikumpulkan. Untuk perkembangan kasusnya sendirisaat ini Polda Bengkulu sudah menetapkan dua orang menjadi tersangka yakni dua orang mantan Dirut RSUD M Yunus dan seorang staf bidang keuangan.

Namun, kata romidi,”Gubernur yang memberikan persetujuan dan tandatangan terhadap SK nomor 17 tahun 2011 tentang Tim Pembina Manajemen RSUD M Yunus dan penanda tanganan pada kwitansi bukti penerimaan honor,belum juga di usut,” Demikian Romidi.(Cy*)

Minggu (28/7)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:



Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *