Presiden Buka Gelar Batik Nusantara

Oleh Tgl: July 17, 2013
batik

Pada intinya, kegiatan ini akan memberikan sinergi estetika tradisional dan kontemporer dalam seni batik dan kerajinan, teknologi yang mutakhir dan strategi bisnis berbasis pasar bagi dunia untuk meilhat dan berbagi

MS Hidayat

Jakarta,(Bengkulu Online)- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, didampingi Ibu Hj Ani Bambang Yudhyono, membuka Gelar Batik Nusantara (GBN) 2013 di Plenary Hall, Jakarta Convention Centre, Rabu (17/7) pukul 10.30 WIB. Acara yang diprakarsai Yayasan Batik Indonesia ini bertemakan ‘Innoquality’ dan bertujuan mengembangkan dan melestarikan batik Indonesia agar selalu mendapatkan perhatian para perajin, pengusaha, dan masyarakat.

Dikutip dari website Presiden RI, Menurut Ketua Umum Yayasan Batik Indonesia Yultin Ginanjar Kartasasmita, GBN menjadi salah satu bagian dari puncak peristiwa budaya Indonesia. GBN 2013 yang berlangsung pada 17-21 Juli terdiri dari beragam kegiatan, antara lain menampilkan hasil karya produsen-perajin-industri batik dalam sebuah pameran kelas dunia.

Sedangkan Menperin MS Hidayat dalam sambutannya menuturkan, Gelar Batik Nusantara 2013 dirancang untuk menjadi ikon dalam menampilkan berbagai dimensi batik seni dan kerajinan, teknik dan teknologi, pemasaran dan bisnis ke seluruh Indonesia dan dunia.

“Pada intinya, kegiatan ini akan memberikan sinergi estetika tradisional dan kontemporer dalam seni batik dan kerajinan, teknologi yang mutakhir dan strategi bisnis berbasis pasar bagi dunia untuk meilhat dan berbagi,” MS Hidayat menjelaskan.

Presiden SBY sendiri dalam sambutannya berharap batik Indonesia semakin maju serta tumbuh dan berkembang. Presiden berterimakasih kepada semua pihak yang telah memajukan batik.

Pada kesempatan ini, Presiden SBY dan Ibu Ani menerima Penghargaan Griya Pusaka dari Yayasan Batik Indonesia. Presiden SBY dinilai turut berperan dalam melestarikan batik di Indonesia dan Ibu Ani dalam mempertahankan kekayaan dan kearifan lokal batik Indonesia. Penghargaan diberikan langsung oleh Ketua Dewan Pengurus YBI Yultin Ginanjar Kartasasmita.

Yayasan Batik Indonesia juga memberikan penghargaan kepada Musyafaah, Num NH Kamaluddin, Painem, dan Laelani Latifah atas prestasi dan pengabdian mereka selama lebih dari 40 tahun. Sedangkan Piala Batik Muda Berbakat diserahkan kepada Atika Purnamawati dan Komarudin Kudia.

Hadir dalam kesempatan ini Ibu Herawari Boediono, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Perindustrian MS Hidayat, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu, Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan, dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. (999)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *