Pemprov Anggarkan Dana Rp1,2 miliar Untuk THR PNS

Oleh Tgl: July 10, 2013
Asnawi A Lamat

Kita berikan sesuai dengan pangkat dan golongan, ada 7.000 orang PNS lingkungan Pemprov Bengkulu yang akan mendapatkan THR

Asnawi A Lamat

BENGKULU,JB – Guna meringankan beban kebutuhan pokok yang memuncak pada saat lebaran, Pemerintah daerah menyediakan tunjangan kesejahteraan atau disebut juga tunjangan hari raya (THR) untuk para pegawai yang ada dilingkungan pemerintah Provinsi Bengkulu.

Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Asnawi Lamat, Rabu(10/7) menurutnya Pemerintah Provinsi Bengkulu menganggarkan dana Rp1,2 miliar untuk lebih 7.000 orang PNS lingkungan Pemprov Bengkulu yang diberikan sesuai dengan pangkat dan golongan.

“Kita berikan sesuai dengan pangkat dan golongan, ada 7.000 orang PNS lingkungan Pemprov Bengkulu yang akan mendapatkan THR,”Ujarnya.

Dana yang diberikan dengan kisaran Rp200 ribu untuk golongan IV hingga Rp350 ribu Untuk golongan I dan II ini menurutnya rutinitas dan diadakan setiap tahun sebelum Hari Raya Idul Fitri. Soal waktu pembagiannya Sekda menyampaikan akan diberikan pada H-10 sebelum Idul Fitri, ini berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor SE.03/MEN/VII/2013 tentang Pembayaran Tunjangan Hari Raya Keagamaan dan Imbuan Mudik Lebaran Bersama, yang paling telat dibayar H-7 lebaran.

“THR ini guna memicu semangat para PNS, dan insyaallah Pembagian uang kesejahteraan PNS ini diperkirakan akan diberikan pada H-10 sebelum Idul Fitri,” Pungkasnya lagi.

Sementara itu, Untuk mencipatkan kenyaman selama bulan puasa Ramadhan 1434 Hijriyah, Pemerintah Provinsi Bengkulu mengurangi jam kerja pegawai dilingkungan pemerintah provinsi selama 1,5 jam yang sudah diberlakukan mulai hari ini Rabu(10/7).

Meskipun ada pengurangan pada jam kerja, Jam kerja normal yaitu jam masuk kantor pada pukul 07.30 WIB Sedangkan jam pulang kerjapukul 16.00 WIB, tetapi selama bulan Ramadhan menjadi pukul 08.00 WIB dan diberlakukan jam pulang menjadi pukul 15.00 WIB. Menurut Sekda kebijakan pengurangan jam kerja tidak akan mempengaruhi kinerja para PNS, apalagi dalam bulan puasa bekerja menjadi ibadah.

“Jam kerja normal yaitu jam masuk kantor pada pukul 07.30 WIB Sedangkan jam pulang kerjapukul 16.00 WIB, tetapi selama bulan Ramadhan menjadi pukul 08.00 WIB dan diberlakukan jam pulang menjadi pukul 15.00 WIB, Tidak akan mengurangi produktivitas karena kerja itukan wajib dan dapat menjadi ibadah,”Ungkapnya.

Asnawi menambahkan Pengurangan jam kerja selain memberikan waktu kepada para PNS untuk menyiapkan acara berbuka bagi keluarga mereka sekaligus menciptakan kenyamaan pegawai saat beribadah puasa untuk meningkatkan nilai ketakwaannya.(Cy*)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *