Pedagang Pasar Minggu Tunggu Revitalisasi Pasar

Oleh Tgl: July 15, 2013

BENGKULU,(Bengkulu Online)- Selain dapat memperindah bangunan, revitalisasi pasar yang dijanjikan pemerintah akan berdampak pada daya tarik pengunjung berbelanja, karena alasan itulah Para pendagang yang berada pasar minggu berharap secepatnya walikota bengkulu H. Helmi Hasan, SE merealisasikan rencana pada pasar dua tingkat tersebut.

Adi (35 th) pedagang baju yang telah berdagang sejak 2005 ketika ditanyai wartawan mengatakan bahwa saat ini pasar minggu sudah menjadi tumpukan sampah, tempat orang mesum dan tempat anak PANK melakukan hal yang tidak diinginkan (Ngelem-red) aja saat ini terang Adi.

“saya beli kedai sia-sia aja dibelakang, tidak bisa digunakan kereno tidak ado pedagang yang mau menempatinya, udah bocor bauk lagi’ saat ko pasar minggu hanya dijadikan tempat mesum kek tempat anak Pank ngelem kalau malam,”Ungkpnya, Senin (15/7).

Sejak tahun 2005 berdagang di Pasar asset pemkot dengan Luas lahan 17.062 m2 ini, Adi menambahkan pasar Minggu belum pernah disentuh oleh pemerintah apalagi sampai direvitalisasi, padahal kondisi pasar tersebut sudah seharusnya direhab, masalah kebijakan pemerintah jika hal itu akan direalisasikan, dirinya sangat menyambut baik rencana tersebut dan berharap secepatnya dikerjakan.

“Yang kami rasakan belum ada kepedulian pemerintah atau walikota terhadap pasar apo lagi walikota yang sebelumnya, tapi belum tahu yang kali ini. Kalau ado niat baik wali kota untuk merevitalisasikan pasar ini, kami merasa senang dan berharap secepatnya dilaksanakan, karena yang ada disini hanya pedagang-pedagang yang tidak mampu pindah ajo, kami siap 100% kapan aja walikota mau merelokasikan kami karena sudah lama kami menunggu hal ini,”Tukasnya lagi.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Neni (50 th) pedangan baju dipasar lantai satu.

“saya senang kalau seandainya pak wali nak melakukan pembagunan pasar minggu ini karena lah idak layak lagi untuk dijadikan pasar. Sayo sangko lah lupo pak wali karena kesibukan dengan pedagang pasar subuh, Tapi kalau walikota mau mengrelokasi dan revitalisasi pasar ini kami secara pribadi dan mengajak pedagang siap untuk pindah sementara tukas Neni,”Ungkapnya.

Sementara itu, Ketua umum HMI Cab. Bengkulu Toni Kuswoyo melalui Kabid Partisipasi Pembagunan Daerah Kiki Candra sekaligus aktivis Kompor mengukapkan dukungannya kepada walikota asal kebijakan yang diambilnya untuk kesejahteraan masyarakat terutama pedagang dan menata kota Bengkulu.

“Kita mahasiswa akan melakukan pengawasan ketika terjadi revitalisasi nanti, kami berpatokan dengan jargonya walikota membagun tampa mengusur,” tukas kiki terhadap pasar yang berada di Kelurahan Belakang Pondok kec. Ratu Samban Kota Bengkulu ini.(CW7)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *