Muko-Muko, Balsem Diterima Raskin Tetap Ditolak

Oleh Tgl: July 17, 2013

Tahun ini tidak bisa, kalau beberapa tahun lalu bisa dialihkan, jatah mereka masih ada di Bulog. dan akan dikembalikan ke pusat

Heriswan, SE

Muko-Muko,(Bengkulu Online) – Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) yang sempat ditolak oleh Bupati Kabupaten Muko-Muko Ichwan Yunus akhirnya diterima, tetapi tidak untuk bantuan beras miskin yang masih ditolak oleh Bupati. Informasi ini dihimpun Jurnalis Bengkulu online dari Kepala Bagian Humas Forum Bulog Provinsi Bengkulu, Heriswan, SE yang mengatakan bahwa Kabupaten Muko-Muko sudah empat tahun menolak dan sampai hari  ini, Rabu (17/7) belum menerima.

“Untuk Kabupaten Muko-Muko sampai saat ini belum mengambil, mereka sudah menolak kemarin itukan, tapi menolaknya itukan dari kepala daerahnya bukan masyarakatnya, tapi bupatinya yang menolaknya, sudah empat tahun raskin ditolak,”ungkapnya kepada jurnalis Bengkulu Online.

Dilihat dari data warga miskin  Kabupaten Muko-Muko memiliki 8.657 Rumah tangga sasaran yang sudah semestinya disalurkan dan diberi bantuan berupa beras, namun karena tidak diambil akhirnya beras tersebut tidak harus dikembalikan kepusat karena sesuai dengan kebijakan beras yang ditolak tidak bias dialihkan ke wilayah lain.

“Tahun ini tidak bisa, kalau beberapa tahun lalu bisa dialihkan, jatah mereka masih ada di Bulog. dan akan dikembalikan ke pusat,”Tukasnya.

Heriswan menambahkan Bulog hanya bagian teknis penyaluran, untuk itu pihaknya tidak bias membantu banyak. Sementara itu, dihubungi beberapa waktu lalu, pejuang masyarakat Kabupaten Muko-Muko yang meminta bupati menerima BLSM dan Raskin mengungkapkan hanya BLSM yang diterima, sedangkan untuk bantuan Raskin sampai saat ini belum ada kejelasannya apakah diterima atau ditolak oleh pemerintah Kabupaten Muko-Muko.

“Kami sudah beberapa kali meminta, tidak ada kesimpulan karena tidak ada kejelasannya,”Ungkap Anggota Barisan Pemuda Bersatu Kabupaten Muko-Muko ini. Berbeda dengan diatas, Abu Hasan selaku Kepala Kesbangpol Kabupaten Muko-Muko mengungkapkan dirinya tidak bisa membeberkan keputusan pemda karena dirinya hanya mengawasi pemantauan surat izin.

“Kita tidak bisa memberitahu dek, soalnya kita satu corong, langsung dari kabag Humas,”ujarnya kepada wartawan via telepon.(Cy*)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *