Ini Dia 4 Tips Jadi Konsumen Cerdas Ala Gita Wirjawan

Oleh Tgl: July 16, 2013
kc

Pertama, teliti sebelum membeli. Kedua, perhatikan label kartu garansi dan kadaluarsa pada setiap produk yang hendak dibeli

Gita Wirjawan

Jakarta,(Bengkulu Online)- Masalah konsumsi terkait erat dengan jumlah penduduk, ini sama halnya dengan teori Thomas Robert Malthus yang menyebutkan pertumbuhan penduduk akan selalu mengikuti deret ukur, sedangkan ketersediaan pangan akan mengikuti deret hitung.

Apa ynag disampaikan Malthus Saat ini dirasakan dilihat tidak terpenuhinya stok akan permintaan dari pasar lokal karena itu masyarakat Indonesia dituntut untuk menjadi konsumen cerdas di tengah gempuran produk impor. Pasalnya dari sisi kualitas, produk dalam negeri tak kalah bersaing dengan buatan luar negeri yang hanya mengunggulkan merek-merek besar.

Gita Wirjawan selaku Menteri Perdagangan RI menyampaikan empat tips supaya masyarakat Indonesia dapat melangkah menjadi konsumen cerdas.

“Pertama, teliti sebelum membeli. Kedua, perhatikan label kartu garansi dan kadaluarsa pada setiap produk yang hendak dibeli,” Ungkapnya Seperti dikutip dari akun twitter @ciputra way.

Tips ketiga, lanjut Gita, pastikan produk tersebut sesuai dengan mutu standar nasional dan internasional. Terakhir, belilah produk sesuai dengan kebutuhan bukan keinginan.

“Kalau masyarakat mengikuti kiat ini, maka tak akan sampai seperti lagu Benyamin Sueb, yakni ‘mau beli minuman, kantong kosong glondangan. Malu sama tunangan, kebingungan,” tutur dia seraya menirukan lagu berjudul Malam Minggu karya mendiang legendaris seniman Betawi, Benyamin S.

Di sisi lain, Gita mengutip hasil survei AC Nielsen yang menyebutkan bahwa transaksi perdagangan modern di tanah air mencapai 42,5% dari total penjualan Indonesia.

“Sebanyak 93% konsumen Indonesia mengatakan, kegiatan belanja merupakan hiburan alias fun. Pusat perbelanjaan seperti menawarkan pengalaman dalam bentuk wisata belanja bahkan bisa menjadi pusat terapi belanja,” sambungnya.

Jakarta sendiri, kata Gita, menjadi salah satu tujuan wisata belanja bagi sejumlah turis asing yang datang ke Indonesia. Hal ini tentu akan mendatangkan devisa serta meningkatkan perekonomian bagi wilayah Jakarta khususnya, dan Indonesia pada umumnya.





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *