Dukungan Kurang, Wafa dan Syaiful Dicoret

Oleh Tgl: July 5, 2013

BENGKULU, (Bengkulu Online) – Rapat pleno terbuka digelar dalam rangka rekapitulasi hasil verifikasi administrasi dan faktual bakal calon anggota DPD RI, Kamis (4/7) pukul 15.00 wib diHotel Madelin.

pada rapat tersebut KPU provinsi membeberkan hasil dari Hasil dari verifikasi administrasi dan faktual bakal calon anggota DPD RI, Hasilnya ada dua calon DPD yang Tidak menenuhi syarat minimal 2000 dukungan KTP. Dua balon balon tersebut adalah Waffa Abdullah dan Syaiful Anwar Bachsin yang jumlah dukungannya tidak memenuhi syarat minimal 2000 dukungan KTP.

Rapat pleno terbuka dihadiri oleh seluruh komisioner KPU Provinsi kecuali Aries Munandar karena sedang berkonsultasi kepada KPU RI masalah KPU Kaur, dimpimpin langsung oleh Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan Saputra, S.Ag, MM. Divisi Tehnis penyelanggaraan pemilu, Eko Sugianto, SP,M.Si menggungkapkan bahwa hasil dari dukungan Waffa Abdullah hanya 1.660 yang menenuhi syarat sedangkan untuk Syaiful Anwar Bachsim hanya 1.510 yang memenuhi syarat, padahal syarat minimalnya adalah 2000 dukungan KTP.

“Untuk Waffa Abdullah hanya 1.660 yang menenuhi syarat, sedangkan syarat minimal adala 2000 dukungan KTP, sedangkan untuk Syaiful Anwar Bachsim hanya 1.510 yang memenuhi syarat dari 2000 syarat dukungan minimal,” ujarnya.

Dijelaskan Eko mengenai dua nama bacaleg yang tidak memenuhi syarat (TMS) tersebut tidak diberikan kesempatan lagi untuk memperbaiki berkasnya karena tahapanya demikian.

“Seperti Wafa yang hanya ikut pada masa perbaikan sebab pada priode pertama dinyatakan tidak memenuhi syarat, lalu Syaiful Anwar juga demikian, ya tidak masuk DCS,” katanya.

Sementara itu, status Hamim sebagai PNS ynag mengajar di UNIB tetap ditunggu mengenai surat pengunduran diri dari PNS dan Dosennya minimal surat keterangan sedang dalam proses, sebagai syarat lulusnya.

“Untuk Hamin dinyatakan lulus bersyarat yakni wajib melampirkan surat penyataan mengundurkan diri dari PNS dan Dosennya, sampai batas waktu yang ditentukan yakni tanggal 5 Agustus,” katanya.

Mengenai pendaftaran DPD RI Sultan B Najamuddin yang terpilih menjadi Wakil Gubernur Bengkulu dan sudah dilantik, KPU provinsi juga masih menunggu SK pelantikannya. Sebab untuk menentukan apakah yang bersangkutan masih bisa masuk dalam Daftar Caleg Sementara (DCS) atau tidak tergantung KPU RI.

“Kami tidak punya kewenangan untuk mencoret Sultan, karena yang bersangkutan memenuhi syarat, hanya saja yang bersangkutan menjadi Wakil gubernur, oleh karena itu kami tetap akan mengirimkan nama-nama tersebut namun dengan catatan dan keterangan, karena nanti ynag menetapkan adalah KPU RI, kita hanya perpanjangan tangan dari KPU RI,” Kata Ketua KPU Provinsi Irwan Saputra, S.Ag, M.Si.(Cy*)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *