Caleg Loncat Partai Belum Mengundurkan Diri

Oleh Tgl: July 30, 2013

Sampai hari ini belum ada satu pun dari 9 dewan yang lonjat parpol menyampaikan surat pengunduran dirinya ke KPU, kita selalu menunggu sampai 1 angustus jam 16.00 sebelum pleno dimulai mereka sudah menyerahkan surat tersebut

Drs. BJ. Karneli

TALANG EMPAT – Sudah masuk H-3 deadline yang diberikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) kepada 9 anggota dewan Kabupaten Bengkulu Tengah loncat Parpol untuk mundur dari jabatannya belum juga di laksanakan

Berdasarkan Surat Edaran Nomor. 161/3294/SJ yang merujuk pada UU no 8 tahun 2008, anggota DPRD yang mencalonkan diri kembali melalui partai berbeda dari sebelumnya, harus mengundurkan diri dari jabatannya. Proses pengunduran diri ini, paling lambat harus sudah diurus sebelum pengumuman Daftar Caleg Tetap (DCT) 1 Agustus mendatang.

“ Sampai hari ini belum ada satu pun dari 9 dewan yang lonjat parpol menyampaikan surat pengunduran dirinya ke KPU, kita selalu menunggu sampai 1 angustus  jam 16.00 sebelum pleno dimulai mereka sudah menyerahkan surat tersebut,” Ungkap Devisi Sosialisasi KPU Bengteng Drs. BJ. Karneli kapada jurnalis saat di temui di kantornya Senin (29/7).

Apa bila dalam waktu yang telah di tentukan mereka belum juga memenuhi hal tersebut, maka secara tegas KPU akan mencoret mereka dari Daftar Calon Tetap peserta pemilu nanti “ kita telah memberitahukan kepada mereka untuk melaksanakan Surat edaran Mendagri tersebut baik melalui Parpol maupun melalui lembaganya, apa bila sampai tanggal 1 agustus belum juga di laksanakan mohon maaf terpaksan KPU harus mencoret mereka dari peserta pemilu,” Tegas Karneli

Untuk di ketahui bahwa Anggota DPRD kabupaten Bengkulu Tengah yang di minta mundur karena lonjat Partai politik  adalah Muhamad Lud dari Partai Patriot ke PDIP. Lukman Hakim dari Partai Indonesia Sejahtera (PIS) ke PDIP. Bastari Efendi dari  Partai Indonesia Sejahtera (PIS) ke PDIP. Sulfa Andrian dari PPRN ke Hanura. Jon Samsir, dari Partai Demokrasi Keadilan (PDK) ke PPP. Feri Hariadi dari Partai Karya Peduli Bangsa ke PDIP. Ibnu Hajar dari partai Buruh ke PDIP. Yusman Abdul Gafur dari Partai Bintang Reformasi (PBR) ke PAN dan Budi Suriantoni dari partai Buruh ke Nasdem. (CW7)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *