Bupati Tolak BLSM, Masyarakat Muko-Muko Demo

Oleh Tgl: July 5, 2013

Bupatinya yang kaya, rakyatnya kan tetap miskin, seenaknya aja

Arif Suhartomo

BENGKULU,JB- Tidak terima tindakan Bupati nya Ichwan Yunus menolak Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) membuat belasan warga Kabupaten Mukomuko gerah dan berunjuk rasa meminta Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah mengambil alih penyaluran bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM)sebagai bentuk peringanan atas kebijakan pemerintah pusat, yang ditolak bupati mereka.

A Djakfar dari Barisan Pemuda Bersatu Mukomuko selaku coordinator lapangan unjuk rasa ini, Jum’at (5/6) mengungkapkan demo yang mereka lakukan menuntut Bupati Kabupaten Muko-Muko Ichwan Yunus menerima bantuan untuk masyarakat miskin yang sudah dialokasikan anggarannya oleh pemerintah pusat, karena itu memang sudah menjadi hak rakyat Muko-muko.

“Kami menuntut BLSM disalurkan, BLSM itu hak orang miskin, ngapain kita tahan?. ya kan, Kami minta Gubernur mengambil alih penyaluran dana BLSM yang ditolak bupati, karena masyarakat miskin di Mukomuko membutuhkan bantuan itu,”Ujarnya kepada awak media, pukul 09.00 wib di halaman Kantor Gubernur Bengkulu.

Djakfar menyampaikan Bupati tidak berhak menolak bantuan tersebut apalasi alasannya tidak masuk akal yakni banyak data yang tidak sesuai sehingga bakal membuat kisruh dan membuat masyarakat menjadi malas, apalagi tidak hanya BLSM yang ditolak raskin juga sudah beberapa tahun ini ditolak.

“Alasannya tidak masuk akal, dana itu kan sudah menjadi hak orang miskin di Mukomuko, termasuk juga beras miskin yang beberapa tahun ini ditolak pemerintah Mukomuko,” tambahnya.

Senada dengan itu, Pengunjuk rasa Arif Suhartomo menyampaikan meskipun Bupati, sosok pemimpin tidak boleh bertindak sewena-wena apalagi menghilangkan hak orang ynag memang membutuhkan.

“Bupatinya yang kaya, rakyatnya kan tetap miskin, seenaknya aja,”Ujarnya.

setelah dipersilahkan masuk dan mengaudensi ke Gubernur Bengkulu H. Junani Hamsyah Djakfar bersama warga Muko-Muko yang lain masih menunggu tindakan selanjutnya dari Gubernur yakni akan menyurati Bupati Mukomuko, Ichwan Yunus untuk menyalurkan BLSM.

“Kemarin Mendagri sudah menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi Bupati untuk menolak BLSM, karena itu program pemerintah pusat,” Ungkap gubernur.

namun jika sampai tanggal 7 juli masih tidak ada respon dari bupati maka warga Muko-Muko akan bertindak lebih tegas dengan mengelar demo yang lebih besar dengan masa yang lebih banyak, agar jatah 8000 masyarakat yang seharusnya menerima BLSM itu tersalurkan.

“Namun kita tetap memberi batasan-batasan, kita sudah mengadendakan demo besar-besaran jika smapai tanggal 7 Juli tidak direspon oleh Bupati, kita akan bertindak lebih represiflah,”Ujarnya lagi.(Cy*)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *