Bupati Tolak BLSM, Besok Warga Muko-Muko Demo Besar

Oleh Tgl: July 8, 2013

Jelas ini sudah melanggar HAM, kita tidak terima semua ini dan melaporkan tindakan bupati ke Polri dengan tuntutan pelanggaran Undang-Undang Hak Azazi Manusia

Jakfar

BENGKULU,(Bengkulu Online)- Besok, Senin (8/7) warga kabupaten Muko-Muko akan mengelar demo besar-besaran di depan Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Muko-Muko.

Rencana Besar ini disampaikan langsung oleh A Jakfar selaku Koordinator lapangan untuk demo besok, dirinya mengungkapkan demo besok dilakukan atas dasar Tidak digemingnya tuntutan warga Muko-Muko yang berdemo meminta diterimanya BLSM dihalaman Pemprov. Bengkulu beberapa waktu yang lalu oleh Bupati Kabupaten Muko-Muko, Ichwan Yunus.

“Untuk demo besok, sudah kita masukkan surat resmi kepihak kepolisian, ini tidak bisa ditawarkan lagi, kami tetap akan gelar demo,”Ungkapnya kepada jurnalis Bengkuluonline.com via telepon pukul 15.10 wib.

Jakfar memaparkan bahwa pada demo sebelumnya, Gubernur menjanjikan untuk melayangkan surat peringatan kepada Bupati Kabupaten Muko-Muko soal Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) yang ditolak oleh Bupati, namun hingga hari ini, minggu (7/7) masyarakat Muko-Muko belum mendapatkan konfirmasi kejelasan BLSM tersebut oleh bupati yang sudah dua periode dipilih itu.

“Sampai hari ini (batas yang kami tentukan-red) belum ada konfirmasi dari bupati mengenai BLSM tersebut, kami hanya minta BLSM itu disalurkan dan raskin yang ditolak oleh bupati diserahkan kembali kepada yang berhak,”Paparnya.

Dipastikan Jakfar, sedikitnya 1000 warga miskin Kabupaten Muko-Muko yang akan turun, karena itu tidak hanya dirinya yang akan menjadi coordinator lapangan namun juga ada Anang Hasyim, Irwandi, dan Agus yang akan membantu mengembalikan hak rakyat yang selama ini dikaburkan oleh bupati karena masih banyak warga miskin yang benar membutuhkan dan mereka tidak menolak bantuan dari kebijakan pemerintah pusat itu.

“Kami sudah ambil sampel, seluruh warga miskin itu membutuhkan bantuan yang dari pusat itu (BLSM dan raskin-red) tidak ada yang menolak, kalau ada yang menolak mana?. Beritahu saya,”Ujarnya.

Dirinya bersama rekan sudah memastikan jika sampai tuntutan mereka tidak didengar kembali maka warga akan memblokir jalan lintas barat Kabupaten Muko-Muko dan melaporkan tindakan bupati ke Polri dengan tuntutan pelanggaran Undang-Undang Hak Azazi Manusia (HAM).

“Kalau juga tidak didengar apa yang kami tuntut (Dengan nada keras), Kita akan nginap disitu, kita tutup semua jalan lintas barat Kabupaten Muko-Muko, dan yang jelas ini sudah melanggar HAM, kita tidak terima semua ini dan melaporkan tindakan bupati ke Polri dengan tuntutan pelanggaran Undang-Undang Hak Azazi Manusia,”Pungkasnya lagi.(Cy*)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *