Banyaknya Gepeng Jelang Lebaran, Perlu Perhatian Pemerintah

Oleh Tgl: July 19, 2013

Sudah tidak bisa di pungkiri di setiap perkotaan ketika ramdhan dan menjelanga hari raya Idul Fitri merupakan momentum bagi para Gepeng mengais rezeki dari kasihan penguna jalan

Hamzani S.kom

BENGKULU, (Bengkulu Online) – Sudah Menjadi kebiasaan saat menjelang lebaran Gelandangan dan pengemis bertebaran dijalanan terutaman di lokasi lampu merah simpang lima, simpang Skip dan lampu merah lain untuk mencari rezeki dari kasihan para penguna jalan.

Memasuki bulan ramadhan dan menjelang lebaran sudah menjadi tradisi munculnya Gepeng-gepeng yang bertebaran di antero jalan di Kota Bengkulu. Namun sampai saat ini belum ada langkah-langkah kogrit yang lakukan oleh pemerintah dalam menangapi malah tesebut.

Banyaknya gepeng yang ada di Jalan menjelang Lebaran di akui oleh Ketua Yayasan Karya Kerja Nyata Propinsi bengkulu Hamzani S.kom sebagai momentum mencari rezeki

“Sudah tidak bisa di pungkiri di setiap perkotaan ketika ramdhan dan menjelanga hari raya Idul Fitri merupakan momentum bagi para Gepeng mengais rezeki dari kasihan penguna jalan,”Ungkapnya.

Zani menambahkan Seharusnya orang miskin, anak yatim dan orang-orang terlantar dipelihara oleh negara, dalam hal ini pemerintah melalui stock holder yang bertangung jawab dinas sosial yang melakukan penertiban dan pembinaan terhadap mereka sehinga mereka bisa hidup normal tampa meminta-minta di jalanan.

Hal yang sama juga di ungkapkan oleh Sekretaris Jenderal Gerakan Independen Pemuda Indonesia Propinsi Bengkulu Pujo Santoso S. sos, menurutnya banyak Gepeng yang berkeliaran dipinggir jalan sangat mengganggu pemandangan.

“Banyaknya Gepeng menjelang lebaran sudah menjadi hal yang tidak bisa di pungkiri lagi karena dia nampak secara kasat mata manusia melihatnya, mereka bertebaran di setiap lampu merah pusat perkotaan, kita berharap ini bisa ditindak lanjut oleh stock holder yang berwenang untuk melakukan pembinaan terhadap mereka, jangan berdiam diri saja,”Ungkapnya.

Dinas sosial sebagai stock holder yang memiliki otoritas dan tanggung jawab dalam hal ini belum bisa ditemui wartawan karena masih diluar kota sedangkan bidang yang berwenang pada hari yang sama belum berada di kantor.

Dari penelusuran yang dilakukan oleh wartawan hampir setiap lampu merah yang ada di pusat Kota Bengkulu kurang lebih terdapat lima sampai sepuluh Gepeng yang meminta-minta. (CW7)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *