30 Warga Bengkulu Terjangkit HIV/AIDS, 2 diantaranya bayi

Oleh Tgl: July 11, 2013
hiv-aids

Penyakit ini bisa diobati, kalau mau dobati secara teratur, dalam 5 sampai 10 tahun kalau HIV masih bisa diobati, tetapi kalau diatas itu, sulit kita

Nelli Hartati

BENGKULU,JB- Human Imuno Virus atau HIV merupakan penyakit penular seksual yang paling bahaya, data dari Dinas Kesehatan Kota Bengkulu mengungkapkan 30 warga Bengkulu terjangkit HIV dan mirisnya dua diantara tersebut adalah bayi.

Nelli Hartati Kapala Seksi pemberantasan dan Pencegahan penyakit mengungkapkan bahwa untuk menanggulangi maraknya kasus tersebut Dinkes Kota sudah memiliki Klinik Kesehatan di Pelabuhan dan Penurunan.

“Dari kasus yang di layani, Untuk KKP dan Penurunan itu kita berikan layanan masih sedikit yakni 41 Kasus sedangkan kasus IMS di Penurunannya agak banyak 162 kasus,”Ungkapnya, Rabu (10/7).

Nelli menambahkan bahwa layanan yang ada tempat yakni satu IMS untuk KKP kesehatan pelabuhan itu ada klinik visiti raflesia, dan ada namanya klinik penurunan, itu memang sudah diset oleh dinas kesehatan provinsi disamping rumah sakit,

“Jadi di Kota saja ada tiga pelayanan rumah sakit, RSMY itu di visitinya yang khusus HIV aja kalau di KKP dan Penurunan itu melayani IMS dan juga sudah melayani Visiti HIV,”Ujarnya lagi.

Sementara itu, dirinya menyampaikan dari bulan Januari ada 41 kasus untuk KKP, sementara di penurunan ada 162 kasus yang dilayani, Februarinya ada peningkatan untuk KKP 131 kasus sementara di Penurunan 271 kasus, Maret 103 dan 132 april 101 kasus sedangkan dipenurunan 73 kasus yang dilayani karena dokter melayani cuti melahirkan, Mei 151 kasus dan 91 kasus di penurunan.

“Kalau total kasus 310 kasus IMS, kalau kasus yang dilayani Penurunan itu sekitar 900 kasusan lah,”Ujarnya lagi.

Ditambahkan Neli Infeksi menular seksual merupakan pintu masuk untuk penularan HIV, dan itu bisa berlanjut. untuk data HIV itu dapat dari Rumah Sakit yang ada di Kota Bengkulu, sampai bulan April 2013 sudah ada 30 yang terjangkit virus berbahaya dan 2 diantaranya bayi.

“Di bulan Januari ada 1 kasus, Februari ada 9 kasus, Maret 10 kasus, dan April 10 kasus, Sampai Bulan April ada 30 kasus, diandingkan dengan tahun lalu ada peningkatan, bahkan Ada 2 balita yang terkena HIV karena ibunya positif”Ungkapnya.

Menurut Nelli , saat ini HIV sudah ditemukan obatnya dan kemungkinan untuk pasien sembuh besar jika ada kesadaran untuk mengobatinya.

“Penyakit ini bisa diobati, kalau mau dobati secara teratur, dalam 5 sampai 10 tahun kalau HIV masih bisa diobati, tetapi kalau diatas itu, sulit kita,”ujarnya lagi.

Nelli menghimbau untuk warga Kota Bengkulu yang terjangkit untuk segera melakukan upaya pengobatan, jangan sampai penyakit tersebut menular dan diteruskan kepada keturunan.

“Lakukan upaya pengobatan karena dari Laporan di Penurunan, orang itu entah dia periksa dimana, dia narkoba tapi positif HIV di 2013, ini ada 2 orang masalahnya sampai sekarang belum mengadakan pengobatan, kami tetap megadakan pengobatan tetapi meminta juga kesadaran dari masyarakat sehingga tidak ditularkan.(Cy*)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *