200 Karyawan PT.BIO Dirumahkan

Oleh Tgl: July 23, 2013

Pertama yang kita tuntut Pola sift kerja ke pola shift pertama, kurang lebih satu tahun kami pakai pola kerja baru dimana kerja 5 hari dan 1 hari libur, kami nilai Dari segi pendapatan sangat merugikan, dan sangat melelahkan

Zikri

BENGKULU – Sebanyak 200 karyawan PT. BIO Nusantara yang beroperasi di Kabupaten Bengkulu Tengah gelar demo di mes PT. BIO, Kelurahan Jitra, Kampung, Selasa (23/7).

Karyawan yang berdemo karena dirumahkan atau diistirahatkan sejak tanggal 14 Juli tanpa alasan ini tidak terima dan menempuh jalur damai terlebih dahulu, Para karyawan hanya menerima surat pemberitahuan dari manajemen perusahaan bahwa mereka dirumahkan karena itu mereka meminta dipekerjakan kembali.

“Kami mengajukan tuntutan kepada pihak owner, Kemarin tuntutan kami sudah dipegang pihak owner,” Ungkap Zikri perwakilan karyawan Pabrik Minyak Kelapa Sawit yang berdemo ini.

Zikri menambahkan bahwa dalam negosiasi mereka ini ada tiga tuntutan yang diusahakan mereka yakni pertama pola shif kerja yang dinilai merugikan pendapatan dan terlalu menyiksa mereka.

“Pertama yang kita tuntut Pola sift kerja ke pola shift pertama, kurang lebih satu tahun kami pakai pola kerja baru dimana kerja 5 hari dan 1 hari libur, kami nilai Dari segi pendapatan sangat merugikan, dan sangat melelahkan, kami minta dikembalikan ke 4 hari kerja dan 2 hari libur,” kata karyawan yang sudah menjadi pekerja tetap ini.

Point kedua karyawan menuntut agar setengah jam lemburan dibayar oleh pihak perusahaan.

“Kami meminta upah setengah jam kami lembur untuk dibayar, kemarin sudah dikabulkan permintaan kami hanya saja sampai saat ini belum dicairkan dananya,” Tambahnya.

Permintaan terakhir, Zikri menambahkan karyawan meminta natura atau Uang makan agar dinaikan.

“Kita minta uang makan kita dinaikan Sedangkan harga BBM dinaikan kita sekarang masih peroleh uang makan 97ribu/bulan,” Ungkap karyawan Yang sudah bekerja 4 tahun ini/

Setelah ditunggu selama beberapa jam bernegosiasi akhirnya Perwakilan sekitar 10 orang dan 8 orang dari PMKS serta 2 orang dari sektor perkebunannya.

Salah satu pemilik saham PT BIO Rian Alishabana, disampaiakan oleh Salah seorang perwakilan karyawan yang ikut berdialog dengan manajemen perusahaan, Sofian mengatakan tuntutan warga agar segera dipekerjakan akan dipenuhi oleh manajemen.

“Pabrik segera berproduksi dalam waktu dekat, tapi untuk sementara tidak menerima buah dari luar perkebunan,” tuturnya.

Selama ini kata dia, produksi minyak mentah dari pabrik dinilai rendah, sebab rendemen tandan buah segar sawit yang diproduksi di pabrik tersebut cukup rendah.

“Sebenarnya kondisinya tidak ada ynag dirugikan, karena pihak manajemen juga merugi dengan rendahnya randemen buah sawit,” katanya.

Ditambahkan Sofian pihak perusahaan akan mengakomodir tuntutan utama Termasuk tuntutan lainnya yakni mengembalikan hari kerja yang sebelumnya empat hari dan saat ini lima hari kerja.(Cy*)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *