Suardi Bahrun : Media Tidak Boleh Berpolitik

Oleh Tgl: June 10, 2013

BENGKULU,JB-pembebasan lahan untuk pendirian pabrik semen diduga tindak korupsi yang saat ini ditangani Kejati Provinsi Bengkulu menuai Kisruh.

Awalnya dari ungkapan Bupati Kabupaten Seluma, Mufran Imran dalam satu media televisi yang mengatakan bahwa proyek pembebasan lahan untuk pabrik semen terindikasi korupsi yang dilakukan oleh Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Suhardi Bahrun yang kala itu menjabat pada peridoe 2004 sampai 2009, dugaan ini karena kala itu suardi memberikan tandatangannya atas keputusan pembebasan lahan.

“Ditayangkan di RB TV, saya kan baca di running textnya itu menyatakan bahwa kejaksaan memeriksa beberapa orang, dan diakhir kalimatnya menuliskan Mufran buka-bukaan dan dilanjutkan bahwa kasus itu melibatkan pimpinan dewan, kalau bicara pimpinan dewan periode 2004-2009 itu cuman ada 3 orang, siapa lagi,”Ungkapnya Senin, (10/6).

“Walaupun disebutkan disitu inisial, artinya tidak ada orang lain, nah berkenaan dengan itu, orang tidak semerta-merta menyebut mencemarkan nama baiknya, kalaupun kami sudah sering pengusutan masalah korupsi ini ada yang mengira, menduga, menggangap, dan mengkaitkan dan ternyata memang pimpinan dewan tidak terlibat, begitu juga masalah ganti rugi pembebesan lahan, setelah memutuskan, pimpinan dewan benar-benar tidak tahu, uang itu turun ke siapa, membagikannya siapa, dan yang menerimanya siapa, kita benar-benar tidak tahu,”Ujarnya lagi.

Suardi memaparkan bahwa dirinya selaku pimpinan dewan benar-benar tidak terlibat, apalagi dirinya membubuhkan tandatangan itu melalaui proses dan tandatangan pimpinan dibutuhkan atas akhir suatu proses, menurutnya menuduh seseorang tanpa bukti tindakan pencemaran nama baik, dan pemberitaan tersebut telah mencoreng nama baiknya.

“Media tidak boleh berpolitik, Saya catat itu, silahkan, kita lihat aja nanti prosesnya, seandainya memang tidak terlibat artinya sudah jelas telah mencemarkan nama baik, kita bisa menempuh jalur hukum,”pungkasnya.

Karena masalah itu juga dirinya masih akan menunggu dan dalam waktu dekat akan melaporkan ke pihak polisian atas dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh media apabila telah terbukti dirinya tidak bersalah.(Cy*)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *