Korupsi, KPK Kembali Tahan Anggota Dewan Seluma

Oleh Tgl: June 29, 2013

JAKARTA,JB- lagi-lagi setelah Ketua DPRD Kabupaten Seluma ditahan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menahan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Seluma, Pirin Wibisono, Jumat (28/6/2013).

Pirin yang menjadi tersangka kasus dugaan korupsi terkait rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengikatan Dana Anggaran Pembangunan Infrastruktur Peningkatan Jalan dengan Konstruksi Hotmix Nomor 12 Tahun 2010, Kabupaten Seluma, Bengkulu, Pirin ditahan di Rumah Tahanan Salemba, Jakarta Pusat, seusai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.

“Ditahan selama 20 hari pertama di Rutan Salemba,” kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta.

Pirin yang keluar dari Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, dengan mengenakan baju tahanan KPK berwarna oranye tentu menambah daftar hitam wakil rakyat Bengkulu, Kepada wartawan, dia mengaku diajukan pertanyaan penyidik mengenai kasus dugaan korupsi yang melilitnya.

Saat ditanya soal penahanannya hari ini, Pirin mengatakan, “Ini perjalanan hidup,” kemudian ia masuk ke mobil tahanan yang menjemputnya.

KPK menetapkan Pirin sebagai tersangka pada awal Februari 2013. Dia ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya, yakni Wakil Ketua DPRD Seluma Jonaidi Syahri, Wakil Ketua DPRD Seluma Muchlis Thohir, dan Ketua DPRD Seluma Zaryana Rait. Keempatnya diduga bersama-sama menerima pemberian atau janji terkait pembahasan Raperda tersebut.

Penepatan empat orang ini sebagai tersangka merupakan pengembangan kasus yang menjerat mantan Bupati Seluma Murman Effendi. Murman dijatuhi hukuman dua tahun penjara di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta beberapa waktu lalu. Selain Murman, KPK juga menetapkan pihak swasta sebagai tersangka, yakni Direktur PT Puguk Sakti Permai Ali Amra dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Seluma Erwin Panama.





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *