Caleg PKPI Tersandung Masalah

Oleh Tgl: June 27, 2013

BENGKULU, (Bengkulu Online) – salah seorang caleg dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Ibnu Lani, caleg nomor urut 2 Dapil 1 kecamatan Singgaran Pati dan Gading Cempaka tersandung masalah pasalnya Setelah diumumkan melalui media dan papan pengumuman KPU Kota Bengkulu, akhirnya banyak menuai tanggapan masyarakat terhadap Daftar Caleg Sementara (DCS) DPRD Kota Bengkulu.

masalhnya Ibnu Lani karena beberapa hal, seperti masih aktif sebagai pengusaha yang bergerak dibidang kontraktor, dan belummundur dari kepengurusan partai asalnya, yakni Partai Pekerja dan Pengusaha Indonesia (PPPI).

“Kami telah menerima tanggapan dari masyarakat tersebut yang disampaikan melalui surat resmi,” kata Ketua Panitia Pengawasan Pemilu (Panwaslu) Kota Bengkulu, Ir Sugiharto.

Sugiarto mengaku dalam Peraturan KPU nomor 13 Tahun 2013 telah dijelaskan bahwa setiap caleg harus mundur dari partai asalnya,dan tidak boleh terlibat sebagai pengusaha. Jika tidak mengundurkan diri dari partai asalnya, dan tidak bersediameninggalkan pekerjannya sebagai pengusaha, maka yang bersangkutan dari dicoret dari bursa pencalonan.

“Kami sudah menindaklanjuti tanggapan masyarakat itu dengan cara mengirim surat ke KPU Kota Bengkulu. Nanti KPU yang
memprosesnya lebih lanjutnya,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Kota (DPK) PKPI Bengkulu, Elfian Kurniansyah mengaku belum menerima surat tembusan
terkait laporan masyarakat tersebut. Kendati demikian, ia mengakui bahwa Ibnu Lani memang sebelumnya pernah menjadi pengurus PPPI dan juga sebagai kontraktor. Menyikapi hal tersebut, pihaknya pun akan melakukan klarifikasi kepada yang
bersangkutan dalam waktu dekat ini.

“Nanti kami konfirmasikan kepada yang bersangkutan, karena dalam aturannya memang harus mundur dari partai asal jika ingin mencalonkan diri dari partai yang berbeda,” ujarnya.(Cy*)





2 Comments

  1. arie

    June 28, 2013 at 01:34

    Setahu saya PPPI partai yang tidak lolos ikut pemilu. Jadi caleg tersebut harus keluar dari salah satu dari ke-11 yang ikut pemilu 2014. Jadi tidak jadi masalah. Kalau pengusaha, caleg nasionalpun kebanyakan latar belakanya pengusaha.

    • Arief Rahzen

      July 1, 2013 at 00:01

      betul sekali. tidak ada masalah sebenarnya. karena parpol sebelumnya tidak ikut Pemilu 2014

Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *